Showing posts with label Uniknya Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Uniknya Indonesia. Show all posts
5 Hotel Strategis di Sirimau, Ambon Cuma Rp300 Ribuan

Ada rencana mau liburan ke kota Ambon? Jangan lupa mampir ke kawasan Sirimau buat berwisata.
Berada di tengah kota, Sirimau menawarkan banyak sekali spot wisata seru buat dijelajahi. Mulai dari Monumen Christina M Tiahahu yang bersejarah hingga patung Karpan Ambon ada di sini.
Soal penginapan, nggak perlu khawatir. Lewat NusaPedia, kamu bisa cari hotel di Sirimau, Ambon yang strategis dan juga nyaman. Semuanya sudah dilengkap dengan fasilitas lengkap serta pelayanan terbaik.
Nah, sebagai referensi, NusaPedia punya
beberapa rekomendasi hotel strategis di Sirimau, Ambon buat kamu dan
orang terdekat. Cuma Rp300 ribuan, lho!
HOTEL MARINA
Berlokasi di jalaan Yan Pays No. 16, Hotel Marina adalah akomodasi yang
nyaman dan juga lengkap buat kamu pilih. Dengan balutan desain interior
sederhana, temukan beragam fasilitas di dalamnya. Mulai dengan bujet
Rp311,106* di NusaPedia,
nikmati kamar lengkap dengan AC, kamar mandi nyaman, Wi-Fi hingga
lemari pakaian besar. Terdapat juga menu sarapan nikmat yang disediakan
khusus buat para tamu.
AMANS HOTEL
Amans Hotel menawarkan akomodasi terjangkau yang nyaman untuk liburan
Anda di kota Ambon. Terletak berdekatan dengan Pantai Losari Ambon,
Hotel bintang 3 ini bisa dijangkau dalam waktu 40 menit berkendara dari
Bandara Pattimura. kamu bisa memilih satu dari 115 kamar berfasilitas
lengkap, mulai dari kulkas, peralatan mandi, pendingin udara, TV, DVD
player hingga koneksi Wi-Fi gratis. Amans Hotel pun menyediakan sejumlah
fasilitas menarik seperti kolam renang dan pusat kebugaran untuk
mendukung aktivitas kamu selama menginap. Kamu bisa bermalam di sini
dengan bujet mulai dari Rp330,092* di NusaPedia.
ELIZABETH HOTEL & RESORT
Elizabeth Hotel & Resort sebuah penginapan yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol 15 Ambon, Sirimau, Ambon. Suasana ruangan yang bersih dan nyaman, cocok bagi kamu yang akan berlibur atau mengadakan kunjungan bisnis. Sentuhan minimalis dengan balutan perabotan modern hadir di Elizabeth Hotel & Resort. Dengan bujet mulai dari Rp338,047* di NusaPedia, nikmati kamar lengkap dengan AC, kamar mandi nyaman, LCD TV, hingga Wi-Fi.
EVERBRIGHT AMBON HOTEL
Berlokasi di jalan Cendrawasih No 20, Everbright Ambon Hotel merupakan
akomodasi bintang tiga yang memiliki fasilitas modern dan pelayanan yang
ramah untuk para tamu. Dibalut dengan desain interior minimalis,
nikmati fasilitas menarik seperti restoran, lounge, business center,
serta akses Wi-Fi di lobi. Tiap kamar di Everbright Ambon Hotel didesain
dengan nyaman dan modern, serta difasilitasi dengan kamar mandi
pribadi, AC, TV, mini bar, pengering rambut, juga koneksi internet.
Semua bisa kamu nikmati mulai dengan bujet Rp348,719* di NusaPedia.
HOTEL MUTIARA AMBON
Nikmati kenyamanan menginap di pusat kota Ambon dengan bermalam di Hotel
Mutiara Ambon yang terletak di Raya Pattimura no.12. Nggak heran kalau
kenyamanan dan keramahan pelayanan hotel bakal membuat tamu kepengin
kembali lagi ke hotel bintang dua ini. Tiap kamar didesain modern dan
dilengkapi kamar mandi pribadi, AC, dan TV. Untuk menuju Bandara
Pattimura hanya berjarak sekitar 10 km dari Hotel Mutiara Ambon. Buat
kamu pecinta pantai, kamu bisa menuju Pantai Namalutu (4 km), Pantai
Natsepa (11 km), dan Pantai Santai (21 km). Buat bermalam di hotel ini,
kamu cukup merogoh kocek sedalam Rp400,827* di NusaPedia.
Pengin liburan ke sini? Bisa banget! Yuk, pesan tiket pesawat murah ke Ambon dan cari hotel murah di Ambon lewat NusaPedia. Selamat liburan!
5 Hotel di Dago, Bandung dengan Kolam Renang Dengan Harga di Bawah Rp500 Ribu

Kawasan Dago selalu jadi primadona bagi para pelancong kala liburan di Bandung. Selain menawarkan udara digin khas pegunungan, Dago juga memiliki beragam spot wisata asyik.
Mulai dari Dago Dream Park yang cocok buat liburan keluarga hingga Dago Pakar yang unik bisa kamu kunjungi. Jangan lupa buat mampir ke Dago Plaza Bandung buat berbelanja seru.
Soal penginapan, nggak perlu khawatir. Lewat NusaPedia, kamu bisa cari hotel strategis di Dago, Bandung dengan kolam renang yang nyaman. Semuanya juga sudah dilengkapi dengan fasilitas terbaik di kelasnya.
Nah, sebagai referensi kamu, Pegipegi punya rekomendasi 5 hotel strategis di Dago, Bandung dengan kolam renang di bawah Rp500 ribu. Simak, yuk!
DBEST HOTEL SOFIA DAGO
Di DBest Hotel Sofia Dago, terdapat 45 kamar dengan desain modern dan dilengkapi dengan AC, TV, peralatan mandi, koneksi Wi-Fi gratis, dan lain-lain. Sedangkan, fasilitas pendukung yang tersedia antara lain kolam renang indoor dan outdoor, resto, BBQ, kedai kopi, conference room, business center, dan tempat parkir. Kamu bisa menginap di hotel yang berlokasi di jalan Teuku Angkasa No. 27 ini dengan harga mulai dari Rp288,596* di NusaPedia.
DAGO HIGHLAND RESORT & SPA
Akomodasi yang berada di jalan Bukit Pakar Timur IV No. 88, Dago ini memiliki pemandangan gunung dan tebing yang indah. Nikmati kamar tidur yang nyaman dengan peralatan mandi lenngkap di dalamnya. Kamu juga bisa menikmati hidangan makanan enak di resto dan bersantai di kolam renang. Dago Highland Resort & Spa berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Husein Sastranegara, sedangkan untuk ke Mall Bandung Indah dan pusat oleh-oleh Kartika Sari, kamu hanya perlu berkendara 10 menit. Kamu bisa menginap di Dago Highland Resort & Spa dengan harga mulai dari Rp293,205* di NusaPedia
LOTUS ART GARDEN HOTEL
Hunian yang satu ini hadir dengan desain interior elegan dan nyaman. Lotus Art Garden Hotel memiliki 16 kamar dengan pemandangan kolam renang. Kamar-kamar di sana dilengkapi dengan peralatan mandi, AC, TV, kulkas, dan lain-lain. Sedangkan, fasilitas pendukung yang disediakan antara lain kolam renang, resto, conference room, layanan kamar, dan tempat parkir. Dengan harga mulai dari Rp360,744* di NusaPedia
SCARLET BUKIT PAKAR HOTEL
Scarlet Bukit Pakar Hotel berada di jalan Bukit Pakar Timur I No. 148 A, Desa Ciburial. Kamar-kamar di sana didesain modern dan hangat, juga dilengkapi dengan tempat tidur nyaman, peralatan mandi, AC, TV, dan lain-lain. Lengkapi juga liburanmu dengan fasilitas pendukung di Scarlet Bukit Pakar Hotel, seperti kolam renang, resto, conference room, layanan kamar, dan parkir area. Semua bisa kamu nikmati dengan bujet mulai Rp366,757* di NusaPedia
HOUSE SANGKURIANG
House Sangkuriang memiliki akses mudah menuju berbagai tempat menarik di Bandung, seperti Cihampelas Walk dengan 15 menit berkendara, Dago Factory Outlet dan Kebun Binatang Bandung dengan 10 menit berkendara. Setiap kamar di House Sangkuriang didesain elegan dengan sentuhan kayu yang hangat dan mewah. Juga dilengkapi dengan fasilitas berupa AC, TV, kulkas, peralatan mandi, dan mini bar. Untuk menginap di hotel yang berada di jalan Sangkuriang No. 1 ini, kamu cukup merogoh kocek sedalam Rp440,909* di NusaPedia
Mau main ke Dago? Sekalian liburan ke Bandung! Yuk, pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan cari hotel murah di Bandung lewat Pegipegi! Selamat liburan!
Sejarah PT. Pos Indonesia, Dibangun Oleh VOC Belanda Hingga Isu Ancaman Bangkrut
Sejarah PT. Pos Indonesia - Sejarah - Zaman yang terus berubah ternyata menjadi tantangan yang besar sekaligus menantang bagi PT. Pos Indonesia. Dilansir dari finance.detik.com,
perusahaan pelat merah milik negara itu ramai dibicarakan dalam cuitan
Twitter dan disebut-sebut nyaris bangkrut. Tak hanya itu, PT. Pos
Indonesia bahkan dikabarkan sampai meminjam uang hanya untuk membayar
tunggakan gaji karyawannya.
Miris memang. Jika dilihat ke belakang, ada banyak nilai historis dari PT. Pos Indonesia yang dulu menjadi ikon dengan sosok ‘pak pos’ bersepeda keliling untuk mengantarkan surat. lebih jauh lagi, eksistensi perusahaan tersebut tak lepas dari kolonla Belanda kala mereka masih bercokol dan memerintah tanah nusantara ini, hingga akhirnya menjadi PT.POS yang dimiliki sepenuhnya oleh anak negeri.
Adanya wabah malaria pada 1733 dan tragedi pembunuhan besar-besaran terhadap orang-orang Cina di tahun 1740, menjadi sebuah peristiwa yang memukul kegiatan perdagangan pada saat itu. Alhasil, hal inilah yang kemudian melatarbelakangi van Imhoff untuk mendirikan sebuah badan yang bisa memperlancar pelayaran bebas dan menunjang perniagaan. Salah satunya adalah lewat pos.
Setelah kantor pos pertama di Batavia berdiri, empat tahun kemudian dibangun pula kantor pos di Semarang agar tercipta jalur perhubungan pos yang teratur antara kedua kota besar itu. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon, dan Pekalongan. Dibukanya Jalan Raya Pos atau De Grote Postweg kian memperlancar akses distribusi informasi di Hindia. Dalam Colonial Exploitation and Economic Development (2013) suntingan Ewout Frankema disebutkan, jalan itu dibangun pada masa awal Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811).
Daendels mempelopori pembukaan jalur sepanjang 1.000 kilometer di pesisir utara Jawa dari Anyer sampai Panarukan. Sayangnya, tulis Jan Breman dalam buku Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa (2014), proyek besar ini menelan belasan ribu korban jiwa dari orang-orang bumiputra yang dijadikan pekerja paksa. Kini, jalan panjang bikinan Daendels tersebut dikenal dengan nama Jalur Pantura (Pantai Utara) dan menjadi salah satu jalur transportasi terpenting di Jawa- di kutip dari laman, tirto.id
Jawatan Pos dan Telegraf di Hindia Belanda berganti nama lagi menjadi Posts Telegraafend Telefoon Dienst atau Jawatan Pos, Telegraf, dan Telepon (PTT) pada 1906 seiring mulai krusialnya kebutuhan telekomunikasi dengan telepon. Sejak 1931, sebut Hermawan Kertajaya dan kawan-kawan dalam On Becoming a Customer-Centric Company: Transformasi Telkom Menjadi Perusahaan Berbasis Pelanggan (2004), Posts Telegraafend Telefoon Dienst atau Jawatan Pos menjadi perusahaan negara kolonial.
Pos sendiri sempat tergabung dengan telegraf yang bernama Telegraf, dan Telepon (PTT) pada 1906. Hal ini terjadi karena semakin meningkatnya kebutuhan telekomunikasi dengan telepon. Pada tahun 1961, Jawatan PTT menjadi perusahaan negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berubah nama menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Beranjak ke 1965, PN Postel kemudian dipecah menjadi badan yang terpisah, yakni PN Pos dan Giro serta PN Telekomunikasi.
Saat ini, beredar kabar bahwa PT. Pos Indonesia tengah menghadapi ancaman serius. Dikutip dari finance.detik.com, perusahaan itu tengah menghadapi isu ancaman bangkrut. Namun, hal tersebut ternyata dibantah oleh SVP Kerjasama Strategis dan Kelembagaan Pos Indonesia, Pupung Purnama. “Ya kalau bangkrut sih nggak lah. Mudah-mudahan nggak,. “Harus didoakan jangan (bangkrut) lah,” ujarnya yang dikutip dari finance.detik.com.
Berita soal PT. POS yang sempat meminjam uang untuk membayar tunggakan gaji karyawan memang menyedihkan. Mengingat, perusahaan milik BUMN tersebut dianggap telah memiliki nilai secara historis dan telah menjadi ikon untuk mengirim surat maupun barang milik. Mudah-mudahan, Pos Indonesia bisa segera memulihkan masalah yang kini membelit institusi mereka.
Sumber Artikel :
1. https://tirto.id/sejarah-pt-pos-indonesia-dari-zaman-voc-hingga-jadi-bumn-dfSA
2.https://www.boombastis.com/sejarah-pt-pos-indonesia/230614
Miris memang. Jika dilihat ke belakang, ada banyak nilai historis dari PT. Pos Indonesia yang dulu menjadi ikon dengan sosok ‘pak pos’ bersepeda keliling untuk mengantarkan surat. lebih jauh lagi, eksistensi perusahaan tersebut tak lepas dari kolonla Belanda kala mereka masih bercokol dan memerintah tanah nusantara ini, hingga akhirnya menjadi PT.POS yang dimiliki sepenuhnya oleh anak negeri.
‘Jasa’ kolonial Belanda yang kelak menjadi cikal bakal PT. POS Indonesia
Adalah sosok Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron van Imhoff (1743-1750), yang berjasa di balik berdirinya kantor pos pertama di Hindia Belanda (Indonesia) pada 6 Agustus 1746 di Batavia (Jakarta). Dilansir dari tirto.id Semua ini terjadi saat kelompok dagang Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), masih berkuasa di Hindia atau Indonesia pada 1746.![]() |
| Sosok Gubernur Jenderal Gustav Willhem van Imhoff [sumber gambar] |
Adanya wabah malaria pada 1733 dan tragedi pembunuhan besar-besaran terhadap orang-orang Cina di tahun 1740, menjadi sebuah peristiwa yang memukul kegiatan perdagangan pada saat itu. Alhasil, hal inilah yang kemudian melatarbelakangi van Imhoff untuk mendirikan sebuah badan yang bisa memperlancar pelayaran bebas dan menunjang perniagaan. Salah satunya adalah lewat pos.
Institusi Pos Kolonial
Setelah kantor pos pertama di Batavia berdiri, empat tahun kemudian dibangun pula kantor pos di Semarang agar tercipta jalur perhubungan pos yang teratur antara kedua kota besar itu. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon, dan Pekalongan. Dibukanya Jalan Raya Pos atau De Grote Postweg kian memperlancar akses distribusi informasi di Hindia. Dalam Colonial Exploitation and Economic Development (2013) suntingan Ewout Frankema disebutkan, jalan itu dibangun pada masa awal Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811).
Daendels mempelopori pembukaan jalur sepanjang 1.000 kilometer di pesisir utara Jawa dari Anyer sampai Panarukan. Sayangnya, tulis Jan Breman dalam buku Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa (2014), proyek besar ini menelan belasan ribu korban jiwa dari orang-orang bumiputra yang dijadikan pekerja paksa. Kini, jalan panjang bikinan Daendels tersebut dikenal dengan nama Jalur Pantura (Pantai Utara) dan menjadi salah satu jalur transportasi terpenting di Jawa- di kutip dari laman, tirto.id
Perjalanan pos era kolonial hingga menjadi BUMN milik Indonesia
Empat tahun setelah kantor pos Batavia berdiri, pembangunan kemudian dilanjutkan di Semarang. Wilayah seperti Karawang, Cirebon dan Pekalongan menjadi akses yang menghubungkan antara kedua kota besar tersebut. Saat Gubernur Jenderal Herman Willian Daendels berkuasa (1808-1811), ia berhasil membuka Jalan Raya Pos atau De Grote Postweg. Peristiwa sejarah itu disebutkan oleh Dalam Colonial Exploitation and Economic Development (2013) suntingan Ewout Frankema yang dikutip dari tirto.id.Jawatan Pos dan Telegraf di Hindia Belanda berganti nama lagi menjadi Posts Telegraafend Telefoon Dienst atau Jawatan Pos, Telegraf, dan Telepon (PTT) pada 1906 seiring mulai krusialnya kebutuhan telekomunikasi dengan telepon. Sejak 1931, sebut Hermawan Kertajaya dan kawan-kawan dalam On Becoming a Customer-Centric Company: Transformasi Telkom Menjadi Perusahaan Berbasis Pelanggan (2004), Posts Telegraafend Telefoon Dienst atau Jawatan Pos menjadi perusahaan negara kolonial.
![]() |
| Salah satu kantor pos dan telegraf di zaman kolonial [sumber gambar] |
Pos sendiri sempat tergabung dengan telegraf yang bernama Telegraf, dan Telepon (PTT) pada 1906. Hal ini terjadi karena semakin meningkatnya kebutuhan telekomunikasi dengan telepon. Pada tahun 1961, Jawatan PTT menjadi perusahaan negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berubah nama menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Beranjak ke 1965, PN Postel kemudian dipecah menjadi badan yang terpisah, yakni PN Pos dan Giro serta PN Telekomunikasi.
Berubah menjadi PT hingga menghadapi isu ancaman bangkrut
Saat Soeharto menjadi Presiden di era Orde Baru, PN Pos dan Giro kemudian berganti menjadi Perusahaan Umum Pos dan Giro. Pada tanggal 20 Juni 1995, Statusnya kembali berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT Pos Indonesia (Persero) hingga saat ini. Seiring perubahan zaman, pasang surut bisnis kerap ditemui oleh perusahaan BUMN tersebut.![]() |
| Ilustrasi karyawan PT. Pos Indonesia [sumber gambar] |
Saat ini, beredar kabar bahwa PT. Pos Indonesia tengah menghadapi ancaman serius. Dikutip dari finance.detik.com, perusahaan itu tengah menghadapi isu ancaman bangkrut. Namun, hal tersebut ternyata dibantah oleh SVP Kerjasama Strategis dan Kelembagaan Pos Indonesia, Pupung Purnama. “Ya kalau bangkrut sih nggak lah. Mudah-mudahan nggak,. “Harus didoakan jangan (bangkrut) lah,” ujarnya yang dikutip dari finance.detik.com.
Berita soal PT. POS yang sempat meminjam uang untuk membayar tunggakan gaji karyawan memang menyedihkan. Mengingat, perusahaan milik BUMN tersebut dianggap telah memiliki nilai secara historis dan telah menjadi ikon untuk mengirim surat maupun barang milik. Mudah-mudahan, Pos Indonesia bisa segera memulihkan masalah yang kini membelit institusi mereka.
Sumber Artikel :
1. https://tirto.id/sejarah-pt-pos-indonesia-dari-zaman-voc-hingga-jadi-bumn-dfSA
2.https://www.boombastis.com/sejarah-pt-pos-indonesia/230614
Nabung Surbakti : Napak Tilas Sejarah Sang Panglima Perang Sunggal
Nabung Surbakti - Sejarah - Mengingat Nama Nabung Surbakti pasti kita ingat mengenai Perang Sunggal, Nabung Surbakti merupakan pahlawan nasional dari tanah karo,karena kisah keberaniannya dalam mempertahankan wilayah sunggal ia diberi julukan Panglima perang Sunggal dan Tanduk Benua.
Perang Sunggal adalah perang terlama di Indonesia terhadap penjajah Belanda selama 23 Tahun yang terjadi pada awal tahun 1872 dan berakhir pada tahun 1895. Setelah hancurnya Sunggal kemudian di lanjutkan lagi oleh Nabung Surbakti yang membuat markasnya di Tanduk Benua. Perang tersebut terjadi kurang lebih selama 3 tahun lamanya. Nabung Surbakti atau sering juga di panggil Pulu Jumaraja lahir di Desa Bunga Pariama sebuah kampung yang sekarang ini berada di kecamatan Kutalimbaru kabupaten Deli Serdang Tanah Karo.
Setelah hancurnya Sunggal pada perang sunggal, Belanda mengira masyarakat Karo akan menyerah namun, ternyata perjuangan masyarakat Karo dilanjutkan lagi oleh Nabung Surbakti yang membuat markasnya di Tanduk Benua dan terjadi kurang lebih selama 3 tahun.
Perang Tanduk Benua ini juga disebabkan oleh kolonialis Belanda yang bekerjasama dengan Sultan Deli berniat untuk mencaplok tanah ulayat masyarakat Karo dan dijadikan perkebunan tembakau.
Sehingga, Nabung Surbakti yang sering juga dipanggil Pulu Juma Raja dan lahir di desa Bunga Pariama, sebuah kampung yang sekarang ini berada di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.
Kemudiah memimpin para Simbisa dan bekerjasama dengan pasukan Urung Sunggal Serbanyaman dibawah pimpinan Datuk Jalil Surbakti dan Datuk Sulung Surbakti melawan tentara Belanda dan tentara Sultan Deli.
Sultan Deli yang tidak memiliki pasukan bersama Pangeran Langkat meminta bantuan Belanda untuk memerangi rakyat Karo.
Dalam peperangan, Nabung Surbakti selalu mengambil gunung atau bukit sebagai benteng pertahanan sekaligus basis perjuangannya. Namun, akhirnya pasukannya terdesak dari benteng pertahanannya di Tanduk Benua.
Lalu mereka mundur ke Tigabinanga dengan tujuan lain yaitu untuk memudahkan koordinasi dengan teman-teman pejuang lain di sekitar Tiga Binanga, Juhar dan pejuang dari Alas dan Gayo.
Nabung Surbakti adalah Panglima Perang Sunggal yang mampu mengerahkan sejumlah banyak sekali orang Pasukan Simbisa. Para Simbisa di bawah pimpinan panglima Nabung Surbakti bersama Pasukan Urung Sunggal yang berada di bawah pimpinan Datuk Jalil Surbakti dan Datuk Sulung Surbakti melawan tentara Belanda dan tentara Sultan Deli. Sultan Deli yang tidak memiliki pasukan bersama Pangeran Langkat meminta bantuan Belanda untuk memerangi rakyat karo.
Perkembangan ekonomi kapitalisme di belahan Eropa mulai dari abad ke-17 membawa dampak ke berbagai belahan dunia lainnya. Salah satu wilayah yang tidak luput dari pengaruh itu adalah Sumatra Timur. Kualitas mutu tembakau Deli sebagai pembalut cerutu terbaik menggoda para kapitalis untuk menguasai lahan-lahan kepunyaan rakyat.
Pihak Belanda melalui tangan para investor perkebunan tembakau mulai bertindak semena-mena dengan menyeroboti tanah-tanah rakyat. Hal ini dianggap penghinaan oleh rakyat terutama suku Karo yang tinggal di daerah pedusunan Deli. imbas dari inu mulailah rakyat karo yang tinggal dalam pedusunan menganggu perkebunan Belanda yang wujud dari ketidak senangan mereka terhadap klaim sepihak Sultan Deli dan Sultan Langkat atas tanah-tanah mereka yang kemudian dikontrakkan oleh sultan-sultan itu kepada pihak investor perkebunan.
Menanggapi gejolak yang ada, maka pada bulan Desember 1871, Datuk Badiuzzaman selaku Raja Urung Sunggal Serbanyaman beserta kerabat dan orang-orang dekatnya, termasuk orang-orang Karo dari pegunungan mengadakan rapat rahasia di sebuah kebun lada. Rapat ini dihadiri oleh Datuk Kecil Surbakti (Mahini), Datuk Jalil Surbakti, Datuk Sulong Barat Surbakti, Nabung Surbakti (Pulu Jumaraja) selaku komandan pasukan orang Karo pegunungan, dan Tuanku Hasyim mewakili Panglima Nyak Makam sebagai komandan Laskar Aceh, Alas dan Gayo.
Hasil pikir dari pertemuan itu adalah kesepakatan seluruh pihak yang hadir untuk menentang dan mempertahankan setiap jengkal tanah warisan leluhur dari penyerobotan pihak Belanda. Selain itu, juga disepakati bahwa seluruh pihak yang hadir untuk secara bersama-sama mengusir para penjajah yang biadab.
akhirnya genderang Perang Sunggal tak terelakkan, gendrang pertama
sekali ditabuh pada bulan Mei tahun 1872, pada saat terjadi peristiwa
tembak menembak antara pasukan Sunggal dengan pasukan Belanda di
berbagai tempat. Pada peristiwa tembak menembak ini para pejuang Sunggal
menewaskan dua serdadu Belanda serta melukai beberapa orang termasuk
komandan Letnan Lange. Pada tanggal 24 Juni 1872, pasukan Datuk Sulung
Barat Surbakti berhasil menghancurkan pasukan Belanda di Sapo Uruk dan
Tanduk Benua.
Disebabkan perlawanan yang begitu luar biasa dari pejuang Sunggal, maka Pemerintah klonial Belanda melalui Asisten Residen Riau, Locker de Bruijne, mencoba untuk menyelesaikannya melalui jalur diplomasi. Raja Urung Serbanyaman, Datuk Badiuzzaman Surbakti, beserta beberapa orang pengulu kampung Karo Dusun lainnya dikumpulkan. Datuk Badiuzzaman Surbakti diminta secara paksa untuk memerintahkan para pejuang Sunggal menghentikan perlawanan dan pulang ke rumah masing-masing. Namun, permintaan Belanda itu ditolak olehnya dan ia pun dikenakan hukuman tahanan kota.
Trio Surbakti melakukan perlawanan terhadap kolonialis Belanda adalah Badiuzzaman Surbakti, Madini Surbakti dan Nabung Surbakti. Ketika kolonialis Belanda berhasil memperdaya Baduizzaman Surbakti dan Madini Surbakti dan mengasingkan mereka ke Cianjur Jawa Barat. Maka panglima perang Nabung Surbakti melanjutkan perlawanan perang Grillia melawan Belanda.
Perang Tanduk Benua tidak bisa di pisahkan dari sejarah panjang perang sunggal. Perang Tanduk Benua ini terjadi ketika kolonialis Belanda yang bekerja sama dengan Sultan Deli mencaplok tanah wilayah masyarakat karo untuk di jadikan perkebunan tembakau. Setelah sunggal jatuh ke tangan Belanda, Belanda mengira rakyat karo akan menyerah. Namun secara mendadak sering terjadi serangan pada malam hari yang terkenal dengan gerakan musuh berngi.
Nabung Surbakti di gelandang dan di pertontonkan kepada orang-orang di Desa. Desa yang di lewati yaitu Desa Kidupen, Desa Jaberneh , Desa Pergendangen dan Desa Gunung. Kemudian di adili di Jambur Tengah di Desa Gunung. Nabung Surbakti di eksekusi di sepanjang jalan dan terakhir di tembak mati di tepian sungai Lau Gunung di dekat Desa Kuala kecamatan Tigabinanga.
Sahabat Nabung Surbakti yang bermarga Sebayang menguburkan Nabung Surbakti di ladangnya di daerah Desa Kuala. Itulah teror yang di lakukan oleh Belanda untuk menakut-nakuti rakyat di kawasan tersebut.
Keberanian yang tak bertara melekat pada diri Nabung Surbakti. Di keberaniannya melekat kebenaran, kejujuran dan ketulusan perjuangan bagi rakyat dan negrinya. Nama Nabung Surbakti kemudian di abadikan menjadi sebuah nama jalan di Kaban Jahe. Hal ini merupakan bukti penghormatan sekaligus penghargaan terhadap jasa-jasa yang di berikan beliau semasa hidupnya.
Sejarah Perang Sunggal
![]() |
| Ilustrasi Perang Sunggal |
Setelah hancurnya Sunggal pada perang sunggal, Belanda mengira masyarakat Karo akan menyerah namun, ternyata perjuangan masyarakat Karo dilanjutkan lagi oleh Nabung Surbakti yang membuat markasnya di Tanduk Benua dan terjadi kurang lebih selama 3 tahun.
Perang Tanduk Benua ini juga disebabkan oleh kolonialis Belanda yang bekerjasama dengan Sultan Deli berniat untuk mencaplok tanah ulayat masyarakat Karo dan dijadikan perkebunan tembakau.
Sehingga, Nabung Surbakti yang sering juga dipanggil Pulu Juma Raja dan lahir di desa Bunga Pariama, sebuah kampung yang sekarang ini berada di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.
Kemudiah memimpin para Simbisa dan bekerjasama dengan pasukan Urung Sunggal Serbanyaman dibawah pimpinan Datuk Jalil Surbakti dan Datuk Sulung Surbakti melawan tentara Belanda dan tentara Sultan Deli.
Sultan Deli yang tidak memiliki pasukan bersama Pangeran Langkat meminta bantuan Belanda untuk memerangi rakyat Karo.
![]() |
| Ilustrasi Perang Sunggal [ Sumber Gambar : Karosiadi ] |
Dalam peperangan, Nabung Surbakti selalu mengambil gunung atau bukit sebagai benteng pertahanan sekaligus basis perjuangannya. Namun, akhirnya pasukannya terdesak dari benteng pertahanannya di Tanduk Benua.
Lalu mereka mundur ke Tigabinanga dengan tujuan lain yaitu untuk memudahkan koordinasi dengan teman-teman pejuang lain di sekitar Tiga Binanga, Juhar dan pejuang dari Alas dan Gayo.
Nabung Surbakti adalah Panglima Perang Sunggal yang mampu mengerahkan sejumlah banyak sekali orang Pasukan Simbisa. Para Simbisa di bawah pimpinan panglima Nabung Surbakti bersama Pasukan Urung Sunggal yang berada di bawah pimpinan Datuk Jalil Surbakti dan Datuk Sulung Surbakti melawan tentara Belanda dan tentara Sultan Deli. Sultan Deli yang tidak memiliki pasukan bersama Pangeran Langkat meminta bantuan Belanda untuk memerangi rakyat karo.
Penyebab Terjadinya Perang Sunggal
Perkembangan ekonomi kapitalisme di belahan Eropa mulai dari abad ke-17 membawa dampak ke berbagai belahan dunia lainnya. Salah satu wilayah yang tidak luput dari pengaruh itu adalah Sumatra Timur. Kualitas mutu tembakau Deli sebagai pembalut cerutu terbaik menggoda para kapitalis untuk menguasai lahan-lahan kepunyaan rakyat.
![]() |
| Perkebunan Tembakau Deli [ Sumber Gambar : Sipayo ] |
Pihak Belanda melalui tangan para investor perkebunan tembakau mulai bertindak semena-mena dengan menyeroboti tanah-tanah rakyat. Hal ini dianggap penghinaan oleh rakyat terutama suku Karo yang tinggal di daerah pedusunan Deli. imbas dari inu mulailah rakyat karo yang tinggal dalam pedusunan menganggu perkebunan Belanda yang wujud dari ketidak senangan mereka terhadap klaim sepihak Sultan Deli dan Sultan Langkat atas tanah-tanah mereka yang kemudian dikontrakkan oleh sultan-sultan itu kepada pihak investor perkebunan.
Menanggapi gejolak yang ada, maka pada bulan Desember 1871, Datuk Badiuzzaman selaku Raja Urung Sunggal Serbanyaman beserta kerabat dan orang-orang dekatnya, termasuk orang-orang Karo dari pegunungan mengadakan rapat rahasia di sebuah kebun lada. Rapat ini dihadiri oleh Datuk Kecil Surbakti (Mahini), Datuk Jalil Surbakti, Datuk Sulong Barat Surbakti, Nabung Surbakti (Pulu Jumaraja) selaku komandan pasukan orang Karo pegunungan, dan Tuanku Hasyim mewakili Panglima Nyak Makam sebagai komandan Laskar Aceh, Alas dan Gayo.
Hasil pikir dari pertemuan itu adalah kesepakatan seluruh pihak yang hadir untuk menentang dan mempertahankan setiap jengkal tanah warisan leluhur dari penyerobotan pihak Belanda. Selain itu, juga disepakati bahwa seluruh pihak yang hadir untuk secara bersama-sama mengusir para penjajah yang biadab.
Genderang Perang Sunggal tak terelakkan
![]() |
| Ilustrasi Perang Sunggal [ Sumber Gambar : Karosiadi ] |
Disebabkan perlawanan yang begitu luar biasa dari pejuang Sunggal, maka Pemerintah klonial Belanda melalui Asisten Residen Riau, Locker de Bruijne, mencoba untuk menyelesaikannya melalui jalur diplomasi. Raja Urung Serbanyaman, Datuk Badiuzzaman Surbakti, beserta beberapa orang pengulu kampung Karo Dusun lainnya dikumpulkan. Datuk Badiuzzaman Surbakti diminta secara paksa untuk memerintahkan para pejuang Sunggal menghentikan perlawanan dan pulang ke rumah masing-masing. Namun, permintaan Belanda itu ditolak olehnya dan ia pun dikenakan hukuman tahanan kota.
Trio Surbakti melakukan perlawanan terhadap kolonialis Belanda adalah Badiuzzaman Surbakti, Madini Surbakti dan Nabung Surbakti. Ketika kolonialis Belanda berhasil memperdaya Baduizzaman Surbakti dan Madini Surbakti dan mengasingkan mereka ke Cianjur Jawa Barat. Maka panglima perang Nabung Surbakti melanjutkan perlawanan perang Grillia melawan Belanda.
Perang Tanduk Benua tidak bisa di pisahkan dari sejarah panjang perang sunggal. Perang Tanduk Benua ini terjadi ketika kolonialis Belanda yang bekerja sama dengan Sultan Deli mencaplok tanah wilayah masyarakat karo untuk di jadikan perkebunan tembakau. Setelah sunggal jatuh ke tangan Belanda, Belanda mengira rakyat karo akan menyerah. Namun secara mendadak sering terjadi serangan pada malam hari yang terkenal dengan gerakan musuh berngi.
Akhir Perlawanan Nabung Surbakti
Perang sunggal yang di mulai dari tahun 1872 dan terus menerus hingga sampai kedataran tinggi karo. Nabung Surbakti akhirnya terdesak dari benteng pertahanannya di Tanduk Benua. Lalu mundur ke Tigabinanga sekaligus untuk memudahkan berkordinasi dengan teman-teman pejuang lain di sekitar Tigabinanga ,Juhar dan Pejuang dari Alas dan Gayo. Akhirnya Nabung Surbakti tertangkap oleh pasukan Belanda di bukit Padiam dan melumpuhkannya dengan tembakan ke perutnya dan di arak melewati beberapa desa.![]() |
| Ilustrasi Perang Sunggal [ Sumber Gambar : Karosiadi ] |
Nabung Surbakti di gelandang dan di pertontonkan kepada orang-orang di Desa. Desa yang di lewati yaitu Desa Kidupen, Desa Jaberneh , Desa Pergendangen dan Desa Gunung. Kemudian di adili di Jambur Tengah di Desa Gunung. Nabung Surbakti di eksekusi di sepanjang jalan dan terakhir di tembak mati di tepian sungai Lau Gunung di dekat Desa Kuala kecamatan Tigabinanga.
Sahabat Nabung Surbakti yang bermarga Sebayang menguburkan Nabung Surbakti di ladangnya di daerah Desa Kuala. Itulah teror yang di lakukan oleh Belanda untuk menakut-nakuti rakyat di kawasan tersebut.
Keberanian yang tak bertara melekat pada diri Nabung Surbakti. Di keberaniannya melekat kebenaran, kejujuran dan ketulusan perjuangan bagi rakyat dan negrinya. Nama Nabung Surbakti kemudian di abadikan menjadi sebuah nama jalan di Kaban Jahe. Hal ini merupakan bukti penghormatan sekaligus penghargaan terhadap jasa-jasa yang di berikan beliau semasa hidupnya.
7 Hewan Berbahaya di Laut, Jangan Pegang Agar Tidak Celaka
Dalam artikel ini akan disajikan daftar hewan paling berbahaya di laut yang dapat membunuh siapapun yang mengusiknya. Berikut adalah tujuh diantaranya.
Ditulis Oleh:
Taufiqur Rohman
Pantai menjadi salah satu destinasi yang paling sering dikunjungi wisatawan saat akhir pekan dan hari libur. Panorama pesisir yang eksotis dan hembusan angin tropis di tengah teriknya matahari membuat pantai selalu diminati. Namun demikian, dibalik keindahan alam pantai terdapat berbagai hewan berbahaya yang bisa saja membuat anda meregang nyawa.
Dalam artikel ini akan disajikan daftar hewan paling berbahaya di laut yang dapat membunuh siapapun yang mengusiknya. Berikut adalah tujuh diantaranya.
1. Ular Laut (Hidrophydae)
Ular Laut merupakan salah satu jenis ular berbisa yang sebagian besar hidupnya berada di laut. Secara morflogi Ular Laut tidak jauh berbeda dengan ular lainnya yang hidup di darat dengan warna belang hitam dan putih di tubuhnya. Ular Laut sering menyerang para penyelam yang mengusik habitatnya. Gigitan Ular Laut dapat menyebabkan disfungsi jantung, korban biasanya akan meninggal sebelum sampai di permukaan.
2. Fire Coral (Millepora sp.)
Fire Coral merupakan salah satu jenis terumbu karang yang masuk dalam kelompok Anthozoa dan hidup di perairan laut bersih. Saat sedang snorkeling sangat disarankan untuk tidak menyentuh Fire Coral karena dapat menyengat dan menembus kulit. Fire Coral mempunyai nematocysts yang dapat memberikan rasa panas dikulit. Efek jangka panjang yang ditimbulkan akibat sengatan Fire Coral bervariasi mulai dari iritasi ringan, mual, hingga luka bakar parah.
3. Bulu Babi (Diadema sp.)
Bulu Babi merupakan sebuah hewan laut berbentuk bulat dengan duri yang dapat digerakkan. Bulu Babi dapat ditemukan di sepanjang pesisir pantai Indonesia yang bersuhu hangat, atau di celah-celah karang terjal. Hewan yang juga dikenal dengan nama Landak Laut ini termasuk hewan yang cukup ditakuti karena di dalamnya durinya tersimpan bisa yang mematikan. Efek racun setelah tertusuk Bulu Babi biasanya hanya nyeri otot, lemas, dan syok. Namun pada kasus yang parah dapat berujung pada kematian.
4. Barracuda (Sphyraena sp.)
Barracuda merupakan karnivora yang menduduki puncak rantai makanan dan hidup secara berkelompok di lautan. Bentuh tubuh Barracuda berbentuk memanjang hingga enam kaki dengan lebar satu kaki. Dengan gigi yang tajam, Barracuda akan menjadi sangat agresif saat sedang bertelur atau kawin.
5. Yellow Sea Anemone (Sagartia troglodytes)
![]() |
| (Framepool & Rightsmith Stock Footage) |
Yellow Sea Anemone masih termasuk dalam kelas Anthozoa dengan tubuh menyerupai bunga yang meliuk-liuk berwarna kuning. Bagi penyelam, Yellow Sea Anemone merupakan hewan yang cukup ditakuti karena memiliki racun bertipe neurotoksin yang sangat mematikan. Neurotoksin akan memberikan efek kelumpuhan karena menyerang sistem saraf.
6. Jellyfish (Chironex fleckeri dan Physalia physalis)
Ubur-ubur merupakan salah satu hewan yang cukup ditakuti karena terkenal sangat beracun. Efek racunnya akan menyebabkan luka bakar di kulit yang terasa perih. Dalam kasus yang lebih parah racun ubur-ubur dapat mengakibatkan kematian.
7. Ikan Pari (Manta birostris)
![]() |
| (Tribun Jabar) |
Ikan Pari mempunyai tubuh pipih dan ekor panjang dengan duri beracun. Racun ikan pari dapat menimbukan rasa sakit yang cukup parah. Tusukan Ikan Pari berukuran besar dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ hingga berakhir pada kematian
Tour Danau Toba Dari Silangit 3 Hari 2 Malam

Salah satu fenomena alam yang berhasil menarik perhatian dunia kepada Indonesia yaitu Danau Toba. Danau terbesar di Asia, danau ini tercipta akibat letusan dari Gunung Super Volcano yaitu gunung Toba. Fenomena tersebut menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian dunia kepada danau ini. Saat ini Danau Toba menjadi salah satu tempat terbaik untuk berwisata di Provinsi Sumatera Utara. Namun sangat disayangkan bahwa begitu luar biasanya potensi alam danau ini tetapi pemerintah daerah tersebut tidak memanfaatkannya dengan baik.
Paket Wisata Murah Danau Toba
UNESCO menarik perhatian terhadap Danau Toba. Dari awal Danau Toba memang memiliki potensi yang sangat luar biasa, mulai dari keindahan alamnya, nilai sejarahnya, nilai geologinya bahkan sampai kepada budaya masyarakat yang hidup di sana. Wajar saja bahwa dunia sampai tertarik dengan danau ini bahkan UNESCO sekalipun.Geopark adalah sebuah usulan yang diusulkan oleh UNESCO untuk Danau Toba. Taman bumi yang memiliki persyaratan yaitu hubungan erat dengan lingkungan dan budaya sangat sesuai apabila diangkat untuk pengembangan Danau Toba kedepannya. Dengan bedasarkan usulan dari UNESCO untuk Danau Toba inilah yang menciptakan sebuah projek dengan nama Geopark Kaldera Toba.
Mengapa Anda Harus Ke Danau Toba
Danau Toba adalah danau kaldera terbesar di dunia yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, berjarak 176 km ke arah Barat Kota Medan sebagai ibu kota provinsi. Danau Toba (2,88o N – 98,5o 2 E dan 2,35o N – 99,1o E) adalah danau terluas di Indonesia (90 x 30 km2) dan juga merupakan sebuah kaldera volkano-tektonik (kawah gunungapi raksasa) Kuarter terbesar di dunia. Sebagai danau volcano tektonik terbesar di dunia, Danau Toba mempunyai ukuran panjang 87 km berarah Baratlaut-Tenggara dengan lebar 27 km dengan ketinggian 904 meter dpl dan kedalaman danau yang terdalam 505 meter.
Kawasan Danau Toba merupakan bagian dari WPS Pusat Pertumbuhan Terpadu Metro Medan – Tebing Tinggi – Dumai – Pekanbaru yang memiliki luas 369.854 Ha. Secara administratif Kawasan Danau Toba berada di Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis terletak di antara koordinat 2°10’3°00’ Lintang Utara dan 98°24’ Bujur Timur.
![]() |
| Pusat Pertumbuhan Terpadu Metro Medan – Tebing Tinggi – Dumai – Pekanbaru |
Kawasan ini mencakup bagian dari wilayah administrasi dari 8 (delapan) kabupaten yaitu Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Humbang Hansudutan, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Pak Pak Barat. Secara fisik, Kawasan Danau Toba merupakan kawasan yang berada di sekitar Danau Toba dengan deliniasi batas kawasan didasarkan atas deliniasi Daerah Tangkapan Air (Catchment Area) dan CAT.
Wisata Kaldera Toba
Danau Toba mempunyai ukuran panjang
87 km berarah Baratlaut-Tenggara dengan lebar 27 km dengan ketinggian
904 meter di atas permukaan laut (dpl) dan kedalaman danau yang terdalam
505 meter. Di tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir dengan
ketinggian berkisar antara 900 hingga 1.600 meter dpl, yang terbentuk
akibat pengangkatan dasar danau pasca erupsi kaldera yang terjadi pada
74.000 tahun yang lalu, sebagai akhir dari proses pencapaian
kesetimbangan baru pasca-erupsi kaldera supervolcano.
Kawasan dinding Kaldera Toba
memiliki morfologi perbukitan bergelombang sampai terjal dan
lembah-lembah membentuk morfologi dataran dengan batas caldera rim watershed
DTA Danau Toba dengan luas daerah tangkapan air (catchment area) 3.658
km² dan luas permukaan danau 1.103 km². Daerah tangkapan air ini
berbentuk perbukitan ( 43%), pegunungan (30 %) dengan puncak ketinggian
2.000 meter dpl (27%) sebagai tempat masyarakat beraktifitas.
Sehubungan dengan keunikannya, Kaldera Toba diusulkan menjadi geopark
dengan nama Geopark Kaldera Toba (GKT). Untuk merealisasikan keinginan
tersebut, dibentuk Tim Percepatan Pengajuan Geopark Kaldera Toba menjadi
anggota dalam Global Geopark Networking UNESCO, dengan menerbitkan
Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/404/KPTS/2013 pada
tanggal 26 Juni 2013.
Pada awalnya, tahun 2011 nama geopark diusulkan
dengan nama Geopark Toba, namun dalam perkembangannya mengingat bahwa
yang bernilai warisan dunia adalah peninggalan dari letusan super volcano
Toba yang berdampak global berupa Danau Toba yang tiada lain adalah
suatu Kaldera Kuarter terbesar di dunia, maka diusulkan nama geopark tersebut pada tahun 2013 dengan nama Geopark Kaldera Toba.
Geopark Kaldera Toba mengusung Tema
Gunungapi (supervolcano) dengan keunikan sebagai kaldera
Volkano-Tektonik Kuarter terbesar di dunia. Kawasan ini mencakup bagian
dari wilayah administrasi dari tujuh kabupaten yang mempunyai pantai di
Danau Toba yang dibatasi oleh kaldera rim yaitu Kabupaten Samosir,
Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten
Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Simalungun.
Penawaran Tour Danau Toba Dari Silangit 3 Hari 2 Malam
Selain menawarkan objek wisata ke Danau Toba kemasan paket wisata murah ini juga menawarkan kunjungan ke beberapa objek wisata terbaik lainnya yang ada di Sumatera Utara, seperti objek wisata Simarjarunjung, Taman Simalem Resort, Berastagi dan Kota Medan. Seperti apa programnya, kami jelaskan sebagai berikut
PROGRAM TOUR:
HARI PERTAMA: SILANGIT AIRPORT – BALIGE – PARAPAT – SAMOSIR TOUR (B/L)
Video Copyright : Samosir Music International Official
Sesampainya anda di pintu kedatangan Bandara Silangit Airport
Tapanuli Utara anda akan disambut oleh perwakilan kami “HORAS”.
Selanjutnya berangkat menuju Balige. Sesampainya di Balige kita akan
singgah sejenak ke Museum TB Silalahi
Setelah selesai perjalanan dilanjutkan menuju Parapat. Perjalanan
akan ditempuh selama 2 jam dengan melintasi jalanan berkelok dan juga
berbukit. Sesampainya di Parapat langsung menuju restoran lokal untuk
melaksanakan makan siang (ISHOMA)
Selesai makan siang selanjutnya menuju Pelabuhan Tiga Raja Parapat
untuk proses penyeberangan menuju Pulau Samosir dengan menggunakan kapal
motor
Sesampainya di Samosir langsung menuju Desa Tomok untuk mengungkap
misteri Makam Raja Sidabutar dan Legenda Putri Anting Melala yang cantik
jelita
Selesai melihat objek wisata megalitikum Makam Raja Sidabutar anda
juga dapat melihat pertunjukan Tarian Sigale-gale. Tarian Sigale-gale
adalah sebuha tarian tradisional masyarakat suku batak di Samosir.
Sigale-gale merupakan sebuah boneka kayu berbentuk manusia yang dapat
menari dengan iringan musik tradisional batak
Setelah selesai selanjutnya berburu souvenir murah khas Samosir.
Selesai berburu souvenir kembali menuju Parapat dengan menggunakan kapal
motor. Proses penyeberangan akan ditempuh selama 50 menit. Diperkirakan
sore menjelang malam kita akan tiba di Kota Parapat
Sesampainya di Parapat kami akan mengantarkan anda ke hotel untuk
istirahat sejenak sampai tiba waktu makan malam. Makan malam akan
disajikan direstoran hotel (halal food) dengan iringan lantunan musik
tradisional batak. Selesai makan malam selanjutnya istirahat dan acara
bebas
HARI KEDUA: SIMARJARUNJUNG – TAMAN SIMALEM RESORT – BERASTAGI – MEDAN (B/L/D)
Video Copyright : indra maiza
Selesai sarapan pagi selanjutnya chek out hotel. Selanjutnya berangkat menuju Taman Simalem Resort via Simarjarunjung. Perjalanan akan ditempuh selama 4 jam dengan melintasi jalanan berkelok dan juga berbukit
Selama perjalanan kita akan singgah di beberapa objek wisata,
dintaranya Bukit Indah Simarjarunjung untuk menikmati teh jahe dan
pisang goreng khas Simalungun (personal exspense). Selain Bukit Indah
Simarjarunjung kita juga akan singgah di Desa Tongging untuk melihat
objek wisata Air Terjun Sipiso-piso yang dikenal sebagai air terjun
tertinggi dan terindah di Indonesia
Setelah selesai selanjutnya kembali melanjutkan perjalanan menuju
Taman Simalem Resort. Diperkirakan siang hari kita akan tiba di resort.
Sesampainya di Taman Simalem Resort selanjutnya kami akan mengantarkan
anda ke restoran untuk melaksanakan makan siang (ISHOMA)
Selesai makan siang selanjutnya kami akan mengajak anda berkeliling
di sekitar resort untuk melihat perkebunan organik serta menuju puncak
tertinggi Taman Simalem Resort untuk melihat pemandangan Danau Toba
terbaik dari sisi utara
Setelah selesai perjalanan dilanjutkan menuju Berastagi. Perjalanan
menuju Berastagi akan ditempuh selama 1 jam via Merek. Sesampainya di
Berastagi selanjutnya tour mengunjungi Bukit Gundailing, Pasar Buah
Berastagi dan Pagoda Swedagon Taman Lumbini
Selesai tour Berastagi selanjutnya berangkat menuju Kota Medan via
Sembahe. Perjalanan akan ditempuh selama 2 jam dengan melintasi jalanan
berkelok dan berbukit
Diperkirakan malam hari kita akan tiba di Kota Medan. Sesampainya di
Medan langsung menuju restoran lokal untuk melaksanakan makan malam
(halal food). Selesai makan malam selanjutnya kami akan mengantarkan
anda ke Kedai Ucok untuk menikmati lezatnya durian Medan (personal
exspense)
Setelah selesai kami akan mengantarkan anda ke hotel untuk istirahat.
Selama perjalanan menuju hotel kami akan mengajak anda berkeliling
sejenak untuk menikmati suasana malam di Kota Medan seperti berkeliling
diseputaran Merdeka Walk, Kesawan dan Post Office. Sesampainya di hotel
istirahat dan acara bebas
HARI KETIGA: CITY TOUR MEDAN – BELANJA OLEH-OLEH – TRANSFER AIRPORT (B/L)
Video Copyright : waroenk surveyor
Selesai sarapan pagi selanjutnya proses chek out hotel. Selanjutnya city tour Medan seperti mengunjungi Istana Maimun, Mesjid Raya Al-Mahsun, Sri Mariaman Temple dan Vihara Gunung Timur
Selanjutnya makan siang direstoran lokal (ISHOMA). Selesai makan
siang kami akan mengantarkan anda untuk berburu oleh-oleh khas Kota
Medan seperti Bika Ambon, Bolu Meranti, Kue Napoleon dan Pancake Durian.
Selesai berburu oleh-oleh selanjutnya berangkat menuju KNO Airport.
Sesampainya di airport tourpun selesai. Sampai bertemu lagi dengan Paket Tour Medan 3 Hari 2 malam kami lainnya. Terimakasih
Hotel Yang Di Gunakan :
MEDAN : GRAND IMPRESION HOTEL MEDAN *3
PARAPAT : ATSARI / PATRA JASA *3
Harga Paket Tour :
![]() |
| Tour Danau Toba Dari Silangit 3 Hari 2 Malam |
Harga Termasuk :
- Akomodasi hotel 02 (dua) malam yakni 1 malam di Parapat dan 1 malam di Medan atau di Berastagi (sekamar berdua/bertiga)
- Makan sesuai program di atas (SP = Sarapan pagi 2 kali, MS = Makan Siang 2 kali dan MM = Makan Malam 2 kali standar Asia).
- Kapal motor untuk tour ke Pulau Samosir di Danau Toba.
- Karcis masuk objek wisata dan parkir sepanjang tour
- Transportasi mobil/bus pariwisata full AC selama tour sesuai jumlah peserta tour (Avanza, Innova, New Xenia, APV, Kia Travello, Isuzu Elf atau Bus).
- Pemandu wisata (guide) untuk GIT, dan Driver merangkap pemandu untuk FIT.
- Mineral water di dalam mobil/bus
Harga Tidak Termasuk :
- Tiket pesawat PP, airport tax dan porlep
- Optional Tour (tour tambahan di luar paket)
- Tips untuk Guide & Driver
- Pengeluaran pribadi lainnya seperti shopping atau pembelian barang-barang untuk kebutuhan pribadi, mini bar, laundry, room service, telephone dan lain-lain.
- Travel Insurance
- Airport tax domestik
- Penambahan / Perpanjangan tinggal
- Airport Tax International
- Tipping porter dan pengeluaran pribadi
- Tipping untuk local guide dan supir
- PPN 1%
Ketentuan Paket
- Konfirmasi terakhir dan jadwal perjalanan akan dibagikan 2 (dua) hari sebelum keberangkatan
- Tempat wisata bisa dirubah tanpa pemberitahuan sebelumnya
- Harga dapat berubah sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
- Tidak ada pengembalian uang untuk layanan yang tidak digunakan
- Tidak tersedia sarapan pagi untuk anak NO BED
- Harga ANAK hanya berlaku untuk peserta yang berusia antara 02-11 tahun
- Susunan acara dapat berubah, jika kondisi/keadaan tidak memungkinkan
- Check-in / check-out hotel dilakukan sendiri
- Harga untuk 1 orang dalam 1 kamar akan dikenakan harga single
- Anak dibawah usia 18 tahun tidak bisa melakukan perjalanan sendiri/tanpa ditemani orang dewasa
- Tidak ada pengembalian uang untuk PAKET PERJALANAN yang DIBATALKAN atau DIUBAH atas permintaan customer
- Paket hanya berlaku untuk Warga Negara Indonesia (WNI)
CATATAN:
- Harga Paket Wisata Danau Toba tersebut berlaku untuk hotel berbintang 4. Kami bisa menyediakan harga paket yang lebih rendah dengan hotel berbintang 3 atau 2 atau budget hotel. Silahkan menghubungi kami.
- Paket Tour ini memungkinkan anda untuk memilih menginap di Berastagi pada malam terakhir sebagai pengganti menginap di Medan sepanjang tidak mengganggu jadwal penerbangan anda untuk meninggalkan kota Medan. Hotel pengganti di Berastagi akan disesuaikan dengan kelas hotel di Medan.
- Apabila ada makan siang pada hari pertama, maka hari kedua makan siang menjadi tanggungan masing-masing perserta (bila ada) atau menjadi additional charge pada paket tour.
- Harga ini tidak berlaku pada masa high season seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, Imlek dan hari libur umum di mana hotel tidak memberlakukan harga kontrak.
- Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Harga aktual adalah harga yang disepakati pada saat konfirmasi.
NusaPediaTour And Travel
Jln.Denai/Perjuangan No.5a
Sumatera Utara - Medan Denai -Medan- Indonesia
Phone
Office :
Mobile Marketing : 081290006070
For International Call +6281290006070
For International Call +6281290006070
Email : [email protected]
7 Hotel Murah Di Parapat dengan Pemandangannya yang Menawan

Siapa yang tak kenal Danau Toba? Salah satu danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ini memang menyimpan keindahan dan keunikannya sendiri yang akan memukau mata siapa saja yang melihatnya. Danau Toba merupakan danau vulkanik dengan adanya pulau samosir di tengah Danau Toba. Dengan keindahan alamnya yang masih asri dan hamparan pegunungannya. Karena itu tidak heran jika Danau Toba tidak hanya terkenal di kalangan domestik saja, tapi sudah terkenal hingga ke mancanegara.
Maka dari itu banyak tempat hotel atau
penginapan di sekitar danau ini. Ada yang murah hingga yang berbintang 5
juga ada. Jika berbicara tentang akomodasi hotel memang agak tricky
karena memilih hotel dan penginapan itu tergantung selera. Ada beberapa
yang mementingkan harga. Ada juga yang ingin hotel dengan fasilitas yang
lengkap mulai dari kolam renang, pijat refleksi hingga gym.
1. Darma Agung Beach Hotel
Bagi Anda yang ingin melihat keindahan
Danau Toba sekaligus pulau samosir, Darma Agung Beach Hotel merupakan
pilihan yang tepat. Darma Agung Beach Hotel telah memiliki fasilitas
yang lengkap seperti, kamar dengan TV dan juga peralatan kamar mandi.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati tempat resto, karaoke dan layanan
kamar yang akan menambah kepuasan Anda. Darma Agung Beach Hotel memiliki
pemandangan yang menakjubkan. Hotel yang terletak di dekat Danau Toba
ini akan menyuguhkan pemandangan pagi hari yang menakjubkan berupa danau
toba yang luas dan taman yang indah di depan hotel. Walaupun begitu,
hotel ini di banderol dengan Rp. 256.000 per malamnya.
Jalan Sipora pora No. 4, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara (0625) 41089 atau Pesan Melalui NusaPedia
2. Parapat View Hotel Parapat
Parapat View Hotel juga merupakan hotel
di Parapat yang menawarkan harga yang murah dan juga pemandangan yang
indah. Hotel yang berada di jalan Sidaha Pinto no. 7, Simalung, Sumatera
Utara ini memiliki fasilitas yang modern dan pelayanan yang ramah
sehingga para tamu akan betah berlama – lama berada di hotel ini.
Parapat View Hotel telah dilengkapi dengan kamar tidur yang bersih dan
nyaman, perlengkapan mandi, TV, BBQ, layanan kamar, kolam renang dan
area parkir.
Anda bisa menginap di hotel ini dengan harga mulai dai Rp.
430.000 per malam. Anda bisa menikmati pemandangan danau toba dengan
bukit – bukit yang mengelilinginya hanya dari balkon kamar Anda.
Kamar
Anda dapat melihat keindahan Danau Toba melalui jendela kamar baik di pagi atau sore hari (sunset) di mana permukaan danau dan langit menyatu oleh cahaya keemasan. TV, area duduk, dan kamar mandi pribadi dapat ditemukan pada beberapa kamar.
Restoran & Makanan
Pada sore hari, anda bisa menikmati secangkir kopi atau minuman jahe yang dibuat dari proses alami oleh Parapat View Hotel.
Aktivitas & Olahraga
Rental sepeda tersedia bagi anda untuk melihat keindahan alam dan pemandangan yang mengagumkan. Pengantaran bandara dan fasilitas meeting juga disediakan.
Kamar
Anda dapat melihat keindahan Danau Toba melalui jendela kamar baik di pagi atau sore hari (sunset) di mana permukaan danau dan langit menyatu oleh cahaya keemasan. TV, area duduk, dan kamar mandi pribadi dapat ditemukan pada beberapa kamar.
Restoran & Makanan
Pada sore hari, anda bisa menikmati secangkir kopi atau minuman jahe yang dibuat dari proses alami oleh Parapat View Hotel.
Aktivitas & Olahraga
Rental sepeda tersedia bagi anda untuk melihat keindahan alam dan pemandangan yang mengagumkan. Pengantaran bandara dan fasilitas meeting juga disediakan.
Jalan Sidaha Pinto No. 7, Simalung, Girsang Sipangan Bolon, Sumatera Utara (0625) 41376
3. Inna Parapat
Jika ingin hotel yang benar – benar
dekat dengan Danau Toba, salah satu hotel di Parapat yang bernama Inna
Parapat dapat menjadi pilihan Anda. Karena, jika menginap di Inna
Parapat, Anda bisa mengunjungi Danau Toba hanya dalam beberapa menit
saja. Hotel yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 740.000 per
malam ini, Anda dapat menikmati pemandangan danau toba dengan gunung –
gunungnya yang diselimuti kabut di pagi hari dan dapat menyejukkan siapa
saja yang melihatnya. Inna Parapat juga telah dilengkapi dengan
fasilitas yang lengkap, mulai dari kamar tidur yang nyaman, conference
room, tempat BBQ, kedai kopi, karaoke, layanan kamar, resto serta area
parkir yang luas.
Jalan Marihat No. 1, Danau Toba, Parapat, Sumatera Utara (0625) 41012
4. Hotel Niagara Parapat
Hotel di Parapat ini memiliki desain
gedung yang sangat kental dengan rumah gadang, dengan atap yang
berbentuk atap gadang. Hotel Niagara Parapat memiliki pemandangan dengan
lampu – lampu yang indah di malam hari. Hotel ini memiliki kolam renang
besar yang terdapat di depan bangunan hotel sekaligus menghadap ke
Danau Toba. Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbenam di sore
hari langsung dari balkon kamar Anda. Dengan membayar sebesar Rp.
450.000 per malamnya, Anda sudah dimanjakan dengan berbagai fasilitas,
resto, kedai kopi, layanan kamar, tempat karaoke, tempat billyard, TV di
setiap kamar, dan peralatan mandi.
Jalan Pembangunan No. 1 Parapat Girsang, Sipangan Bolon, Sumatera Utara (0625) 41028
5. Pandu Lakeside Parapat Hotel
Pandu Lakeside Paraparat Hotel telah
memiliki fasilitas berupa tempat BBQ, wi-fi gratis, TV Plasma, kolam
renang dan masih banyak lagi. Hotel di Parapat ini sangat dekat dengan
dengan Danau Toba. Kelebihan dari hotel ini desain outdoornya yang
menyerupai pantai, sehingga Anda merasakan bahwa Anda sedang tidak
berlibur ke danau melainkan ke pantai. Untuk menginap di hotel ini cukup
sediakan Rp. 420.000 per malamnya. Di samping itu, Anda bisa menikmati
beberapa permainan air yang disediakan dari Hotel ini berupa ski air dan
jet air.
Jalan TPR Sinaga no.12, Parapat, Sipangan Bolon, Sumatera Utara (0625) 41290
6. Danau Toba International Cottage Parapat
Hotel di Parapat ini sangat dekat dengan
Danau Toba sehingga Anda bisa mengunjungi Danau Toba sewaktu – waktu.
Danau Toba International Cottage Parapat telah di lengkapi dengan
restoran, layanan kamar 24 jam, TV cable, kedai kopi, peralatan kamar
mandi dan sebagainya. Salah satu hal yang menarik dari hotel ini adalah 3
kolam renang utama yang langsung berhadapan langsung dengan Danau Toba.
Anda bisa menikmati masa berenang Anda dengan ditemani pemandangan
birunya Danau Toba yang memukau mata. Pemandangan dari Danau Toba
International Cottage Parapat bisa Anda dapatkan hanya dengan membayar
Rp. 450.000 per malam.
Harga mulai : Rp. 450.000
Jalan Nelson Purba no. 4, Parapat, Girang Sipangan Bolon, Medan, Sumatera Utara (0625) 41172
7. Atsari Hotel Parapat
Harga mulai : Rp. 550.000
Jalan Kolonel Sinaga no. 9, Kabupaten Simalungun, Kecamatan Girsang Sipangan Balon, Parapat, Sumatera Utara
(0625) 41219
5 Hotel Nyaman di Wonokromo, Surabaya Mulai Rp200 Ribuan

Liburan ke Surabaya, yuk! Bisa ajak sahabat terbaik atau teman segeng buat seru-seruan di kota pahlawan.
Salah satu kawasan yang paling direkomendasikan adalah Wonokromo. Di sana, kamu bisa berkunjung ke Taman Ronggolawe hingga Taman Mayangkara yang sejuk banget.
Soal penginapan, nggak perlu khawatir. Lewat Pegipegi, kamu bisa cari hotel di Wonokromo, Surabaya yang nyaman dan juga strategis. Fasilitas dan pelayanannya pun lengkap.
Nah, sebagai referensinnya, NusaPedia punya rekomendasi hotel nyaman di Wonokromo, Surabaya dengan fasilitas lengkap mulai Rp200 ribuan. Simak, yuk!
1. GREAT DIPONEGORO HOTEL BY AZANA SURABAYA
Terletak di jalan Diponegoro No. 215, Great Diponegoro Hotel by Azana mengusung hunian mewah namun terjangkau buat liburan makin berkesan. Tiap kamar dibekali dengan perabot mewah nan artisik yang bersatu dengan desain interior berkelas. Mulai dengan bujet Rp291,802* di NusaPedia , Great Diponegoro Hotel by Azana menyajikan beragam fasilitas menarik sebut saja AC, LCD TV, kamar mandi dengan shower hingga Wi-Fi penunjang aktivitas kamu.
Hotel dengan 90 kamar ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti ballroom, restaurant, meeting room serta sky lounge. Hotel ini diperkirakan siap pada bulan September 2017. Topping Off yang dihadiri oleh Owner, segenap team kontraktor serta perwakilan dari Azana ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Penyelesaian pembangunan tahap berikutnya akan segera dilakukan demi memenuhi target, untuk bisa dipergunakan oleh para tamu dalam menyambut pergantian tahun di akhir 2017.
Hotel dengan 90 kamar ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti ballroom, restaurant, meeting room serta sky lounge. Hotel ini diperkirakan siap pada bulan September 2017. Topping Off yang dihadiri oleh Owner, segenap team kontraktor serta perwakilan dari Azana ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Penyelesaian pembangunan tahap berikutnya akan segera dilakukan demi memenuhi target, untuk bisa dipergunakan oleh para tamu dalam menyambut pergantian tahun di akhir 2017.
2. BATIQA HOTEL DARMO – SURABAYA
BATIQA Hotel Darmo bisa menjadi pilihan sempurna bagi kamu yang sedang berlibur atau melakukan kunjungan bisnis ke Kota Pahlawan. Berlokasi di Jalan Darmokali No. 60, Surabaya, penginapan bintang 3 ini menawarkan kenyamanan menginap di dalam kamar berdesain interior minimalis dan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas modern. Kamu bisa menikmati TV layar datar dengan saluran TV kabel, akses internet berkecepatan tinggi, AC, meja dan kursi, safety box, kamar mandi dalam dengan pancuran air dingin dan air hangat, serta perlengkapan mandi gratis. Kamu bisa bermalam di sini mulai dari Rp375,835* di
3. GRAND DARMO SUITE BY AMITHYA
Terletak di jalan Progo No. 1-3, Surabaya, Grand Darmo Suite by AMITHYA menawarkan hunian yang nyaman. Memiliki arsitektur kontemporer dengan konsep interior modern dan trendi, Grand Darmo Suite by AMITHYA hadir dengan fasilitas lengkap seperti AC, Wi-Fi gratis, kolam renang dan spa. Bujet mulai dari Rp485,000*
4. THE ALANA SURABAYA
Alana Surabaya terletak di Surabaya, hanya 20 menit dari Bandara Juanda. Hotel memancarkan rasa kehangatan, keramahan dan kenyamanan sambil memberikan layanan tulus dan fasilitas terbaik. The Alana menawarkan 162 kamar ber-AC yang nyaman dan penuh gaya untuk para tamunya. Setiap kamar dilengkapi dengan fasilitas TV, minibar, peralatan mandi, safety box serta koneksi internet nirkabel yang bisa diakses secara cuma-cuma. Kamu bisa bermalam di sini mulai dari Rp572,727*
5. HOTEL TS SUITES SURABAYA
Ditempatkan secara strategis di Surabaya, TS Suites menawarkan akomodasi yang bergaya. TS Suites memiliki 126 kamar 4 Suite CEO, 3 suite yang menonjol, 119 Premium room. Setiap kamar adalah ruang terbuka yang dirancang dengan baik dengan perabotan kontemporer. Hotel yang memiliki akses Wi-Fi gratis ini memiliki ruang terbuka dengan pendingin ruangan, TV layar datar dan dilengkapi pula dengan lemari es dan minibar. Kamu bisa bermalam di sini mulai dari Rp864,270*
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)




















